Wednesday, 29 May 2013

Time to Invest, Boss!

PEREMPUAN INDONESIA, anda jomblo bin single? memiliki anak dan keluarga mungkin masih lama, atau masih susah ditargetkan. Walau demikian tidak ada salahnya kalau dari sekarang kita “berjuang” mempersiapkan dana pendidikan untuk buah hati. Fakta dari tabloid Kontan mengatakan inflasi dana pendidikan TK, SD,SMP mencapai 20% setahunnya, Sementara kuliah inflasi mencapai 15% dalam setahun.

Padahal inflasi pada umumnya dalam sepuluh tahun ini hanya 8-10% saja. Artinya, jika kita tidak menyiapkan sedini mungkin nantinya bakal kelimpungan sendiri. Bukankah kita mau yang terbaik untuk buah hati tanpa harus merepotkan orang lain misalnya dengan pinjam uang Setelah mengetahui fakta-fakta tersebut, mari kita atur strategi dengan beberapa langkah berikut ini: 

1. Mulai sedini mungkin

Ini hukum pasti! Semakin cepat memulai semakin kecil jumlah investasi, semakin panjang waktunya, semakin fleksibel kita memilih produk yang berimbal hasil maksimal. Pisahkan setiap tujuan keuangan dengan kendaraan yang berbeda. Untuk tujuan keuangan setahun ke depan gunakan reksa dana pasar uang, 1-3 tahun silahkan memakai reksa dana pendapatan tetap. Sementara untuk tiga tahun reksa dana campuran bisa menjadi pilihan. Dan terakhir misalnya untuk kuliah, reksa dana saham bisa dipakai. 

2. Survei data sekolah

Survey, cari info jika ada waktu datangi sekolahnya satu persatu sehingga kita tahu range biaya sekolah. Dalam merencanakan sebuah tujuan keuangan kita diharapkan bisa menuliskan dengan konkrit apa yang ingin dicapai, kalau bisa sedetail mungkin. Hal ini agar yang kita persiapkan tidak meleset. 

3. Pilih Imbal Hasil yang sesuai

Merencanakan investasi tentu juga harus memperhatikan risk dan return. Jika jangka waktu sempit maka produknya harus dengan resiko rendah. Namun, kalau masih jauh gunakan produk yang risikonya relatif tinggi. Contoh, reksa dana pasar uang memiliki proyeksi imbal hasil sekitar 5% setahun, sementara reksa dana saham bisa mencapai rata-rata 20% per tahun. Ingat! Tak ada satupun produk investasi yang tak ada resikonya, ok?

Jika ingin mengetahui lebih banyak tentang investasi dan produk2nya, feel free to call me. Saya senang untuk berbagi.

Nah... terakhir, kalau rencana nyekolahin anak sudah ada, pasti rencana memiliki anak akan segera terlaksana :)

No comments:

Post a Comment