Thursday, 27 June 2013

Pengaruh Sosial media dalam keseharian kita

Nelly, laki lue orang mane?”

“orang arab!”

“Serius lue?”

“Ye... Pegimane sih! Pamali becandaain laki, Ningsih! Arab itu kan Ambon Rada Berbukit2... Begono... .:D”

“Wuih, jauh amir... Kenalan dimane emangnye?”

“Di pesbuk! Dia abis becerai ama binik nye”

“ow... ”

Percakapan antara Ningsih dan Nelly seperti diatas, adalah sering terjadi dijaman serba teknologi seperti sekarang ini. Ya, semua sudah tau, perkembangan teknologi tak dapat dibendung yang praktis... Menimbulkan dampak positif dan negatif. Internet pada umumnya dan jejaring sosial pada khususnya, pada era digital ini seolah2 sudah mejadi kebutuhan pokok bagi kita. Bayangkan, menurut survey, Indonesia adalah pengguna twitter terbesar kelima didunia dengan skala paling aktif usernya. Padahal Indonesia tercatat negara termiskin nomer 5 didunia. Ironis.

Sedangkan lebih dari 64juta penduduk Indonesia memiliki akun pesbuk. Ini survey masable.com pada tahun 2012. Jadi bisa kalian bayangkan sendiri berapa juta pada tahun ini (saya ogah ngebayangin! Capek!). Dan lebih dari 25juta penduduk negeri adalah pengguna intrnet

Well well. Langsung ke poin tulisan deh. Kali ini saya ingin memaparkan dampak negatif internet bagi orang-orang disekeliling kita menurut hasil observasi saya. Jadi ini lebih eksplisit alias khusus dan terperinci, tapi menurut saya ya... (bagi yang beda pendapat, silahkan nulis diblogg kalian sendiri :D)

1) percaya diri meningkat

Yea. Otomatis... Kan makin dapet banyak ilmu dari intrnet, orang makin pinter. Ya udeh... Kalau otak udah isi, biasanya kepercayaan diri itu akan dateng mengikuti. Rite? Rite!
PD ini cuma sebatas FB.

2) Minder dan sakit2an

Loh... Gimana sih! Katanya PD? Kok jadi minder? Yup! Ini biasanya bagi yang over PD, tapi di dumay doank... Jadi di dunia nyata, ternyata nyalinya menguap. Blehhhh... Banyak nemuin beginian kan? Goreng aja goreng! *kacang kalee.. Digoreng

Sakit2an karena males olahraga. Meskipun ngakunya distatus futsal, kenyatannya meluk Bantal!

3)Narsis, lebay, egois, dan sombong

Kagak perlu dibahas atu2 kan yak?! Udah jelas soalnye.

4) Mudah dapat jodoh

YES! contohnya dialog diatas noh! Logika nya begini : kan kalau dulu, kenal ama orang tuh palingan cuma se Erte, sekampung, sesekolahan, sefakultas, sekantor, temennya kakak, temennya adek, temennya temen, temennya.... Pokoknya cuma sekeliling kehidupan kita. Coba lihat temen kita (diinternet) sekarang! Lintas kota, lintas pulau itu cemen... Buanyak yang lintas benua, kan? Terus biasanya dijejaring sosial itu nunjukin status hubungan kita, ini juga mempermudah jalan orang2 yang pemalu untuk ngedapetin jodoh.

Bagus? Bagus donk... Daripada udah pesbukan, udah twitteran bertaon2...e... Masih jomblo juga! Itu kalau tanya Andre Taulani, pasti disuruh kelaut! Ngapain?  renang ama ikan sono! :D

Nah, yang gawat nya... Kalau pengguna itu sendiri udah double alias udah punya pasangan, gimana? Ya... Itu akan menjadi dampak yang no. 5! Here we go!

5) pemicu perselingkuhan

Yes, soalnya begini, karena narsis tadi, apa2 diapdet distatus, jadinya lebay. Kalau udah gini, akan mempermudah orang lain untuk mengetahui detailisasi kehidupan kita. Jika ada “oknum” yang ingin berbuat tidak baik pada kita, itu akan menjadi celah yang akan mempermudah gerak oknum tersebut. Kalaupun sebenarnya si oknum tak ada niat sebelumnya, tp karena dia melihat ada kesempatan, ada peluang,  ada jalan kebuka... Kenapa ngg dimafaatin... Begitu kira2 . Benar kata bang Napi, bahwa kejahatan terjadi bukan saja karena niat si pelaku tapi juga karena kesempatan! Waspada!

6) hilangnya intimasi dan interaksi yang sesungguhnya

Pernah liat pasangan, makan di resto, tapi pada sibuk mantengin gadget mereka masing2? Sering... Bahkan itulah pemandangan yang sudah dianggap wajar jaman sekarang.

Dalam hal ini mungkin juga disebabkan karena TERLALU SERINGNYA BERINTRAKSI menggunakan media2 gratisan. Sering inbox-an, whatsaap-an, skype, KakaoTalk, Ym, google+, dan aplikasi2 lain. Yang sebenarnya, kalau dipandang dari sisi positif, ini sangat baik dan membantu kelancaran status hubungan itu sendiri, namun sekarang malah justru itu menjadi momok , penghancur sebuah hubungan. Terutama bagi yang LDR-an. Why? menurut saya, karena beberapa hal, diantaranya :

*karena murah, dan relatif mudah, maka terlalu sering dilakukan sehingga menimbulkan kebosanan
* karena murah dan juga mudah, maka kegiatan remeh temeh pun diceritakan sehingga tak ada lagi ruang atau jeda yang membuat rasa RINDU MEMBARA.
* karena murah dan mudah, maka dari kegiatan bekerja, belajar, belanja, bahkan kegiatan pribadipun menjadi bahan kedua belah fikak. Tak ada pivasi, praktis... Hilang sudah intimasi
* karena murah dan mudah, jadi kegiatan seperti ini ngg’ cuma dilakukan kepada pasangan resmi nya. Tapi juga ke yang lain. Jadilah perselingkuhan. Bisa ditebak donk... Hubungan resmi nya bakal kemana
* karena murah dan mudah, membuat orang2 yang tidak bertanggung jawab memanfaatkannya juga. Contohnya?
Gini... Bapak2 godain ABG, dalam hati sibapak, di respon syukur... Kagak juga gpa. Murah/malah gratis ini! Nah, kalau direspon lanjut... Ngg’ ya nyari mangsa lain dunk!

Contoh lain, abis kenal di FB, nginbox  hei, minta wtap dunk!
Abis itu rayu sana sini, aman dah! Soalnya kl FB biasanya pasangan masih bisa ngecek. Nah kalau wtap? Hmmm....

*karena murah, makanya kurang mengena. Bayangkan kurang berasa. Ngg’ ber-RUH. Ngg sepenuh hati. Tak percaya? Coba deh, dulu saya baca surat pacar saya yang bilang i miss u bisa berguncang badan saya (nangis tak bersuara mksdnya) tp skrg, coba baca itu dari YM/wtap or yang lainya, yang tiaaaapppp menit dilakuin, ngg’ ngefek! Suer.

7)Pemicu perceraian

Jelas... Abis diselingkuhi, pasti rame2 istri minta cerai. Abis diselingkuhi istri, rame2 para suami ikutan selingkuh. Kalau udah gini, istri (yang sebenarnya tadinya dia yang ngajarin)akan nuntut cerai! Pokoknya ujungnya cerai! Naudzubillah.... Semoga tidak terjadi di negeti kita ya . Amin...

Ada yang lain? Banyak... Cuma tanganku udah pegel *krekkkk--- meregangkan badan

Thursday, 20 June 2013

Hidup dan Realita

Dalam hidup ini, tidak selamnya kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Tidak selamanya kita melakukan hal-hal yang kita sukai. Tidak selamanya kita memakan makanan yang kita idam-idamkan. Sekalipun kita bisa mendapatkannya, toh terkadang kita tidak bisa menikmatinya, dengan berbagai alasan. Contoh, alasan kesehatan misalnya.

Sama halnya dengan status kita sebagai makhluk sosial (makhluk sosial media? :-D), dalam pergaulan, atau dalam lingkungan kerja, tekadang kita “tersangkut” orang-orang yang kurang kita senangi, atau menemui tipe orang-orang yang tak sepaham dengan kita bahkan tipe orang yang dalam tahap: sangat menjengkelkan! Itu lumrah. Mungkin kita termasuk seperti itu juga dimata orang lain, tanpa kita sadari. Nah, kalau kita menempatkan diri kita pada posisi ini, serem, bukan?

Lalu hagaimana sikap kita kalau kita menemui hal-hal seperti diatas? Apa kontan kita menunjukkan ketidaksenangan kita kepada orang tersebut? Apa kita akan sinis sana sinis sini? Atau yang lebih ekstrim, “menggampar”  misalnya? Tentu tidak bukan? Meskipun ada sebagian orang-orang yang memilih bersikap strict to the point tanpa tedeng aling-aling langsung bersungut-sungut, namun kebanyakan dari kita (saya) lebih memilih untuk bersikap manis atau biasa saja didepan orang itu. Seolah nothing happen, seolah everything is fine. Meskipun faktanya memang sangat menyebalkan

Apakah yang beginian temasuk kemunafikan? Menurut kaca mata saya, tidak! A big NO! Itu adalah sikap kita dalam fungsinya sebagai “makhluk sosial”. Sikap kita menuju kedewasaan. Dewasa dalam arti yang lebih luas. Kalau dalam tuntunan agama islam sendiri, Rasulullah memberikan suri tauladan, beliau bahkan berbuat baik kepada musuh sekalipun.

Berbeda saat kita masih anak-anak.

When i was a lil girl, if someone gave me a present, which was not as my expectation, I guess I didn’t do a good job of hidding my disappointment. I know it when I saw my pics in my album that showing my long face while holding a present (from my brother, on my birthday). And I remember, my mom always mad at me, she said: “That’s not nice, Girl…”

Well, all I can say about that is, I’m glad I was a kid when I did that. :)

It is enoying to pretend to  be nice with someone that we actually hate. But you know, it’s showing that u are a mature person. Rite? Rite ;)

At last but not least... This is your life. Do whatsoever you want, but with a full of responsibility

proses hidup, mulai dari lahir, dewasa, dan mninggal.

Tuesday, 18 June 2013

Lil Secret of my Life (I)

Everyone loves what spring brings! Absolutely... fresh air, birds chirping,  and of course the flowers!  Tapi tidak pagi ini. Hujan lebat semalaman. Petir dan gledek unjuk gigi, salip menyalip, membuatku susah terlelap. Kedua kucingku tak mau kalah, mereka bertengkar entah memperebutkan apa. Mungkin juga ketakutan seperti tuannya. Seperti film horror!

Aku harus tidur. Beberapa janji menungguku esok hari

(Note : malam seperti ini, aku benar2 feeling so lame. Need some1 to comfort me )

Esok hari, hujan belum berhenti. Oh,  Allah... Allahumma soyyiban nafi'a (3x) berikan lah hujan yang hermanfaat. Doaku tiada henti.

I am ready to "heel-ing the road". Tanpa ragu, kujinjing tasku menuju station kereta dekat rumah (which takes about 15 minutes walks). But hei... Damn! Betapa bodohnya aku, I left my umbrella!
Sebagai penyuka tantangan (tapi juga ceroboh), saya putuskan untuk melanjutkan perjalanan. I am walking in the rain. Tapi saya tutup kepala saya dengan syal untuk melindungi kucuran air hujan yang Tentunya akan menjajah make up saya :)

"Hei, miss... why don't you bring an umbrella? "
Suara seseorang yang langsung berjalan mensejajariku, menjulurkan tangannya yang memegang payung sedikit keatas tubuhku. Aku- wajahku- terlindungi oleh payungnya
 
Aku ingin menjawab, aku lupa bawa payung, tapi urung, aku fikir itu jawaban terlalu membuka "aib"ku sendiri, pelupa.
Ingin juga lidahku berkata, aku tidak lihat ramalan cuaca hari ini, tapi kemudian otakku melarang, bukankah itu justru menggiringnya pada asumsi, kamu adalah wanita terceroboh yang pernah aku temui!

Pergulatan itu menyita beberapa waktu, meninggalkan diam.

''Where are you going?" Tanya nya lagi. Memecah sunyi.

'' work...'' Aku menimpali, tanpa basa-basi

''Hm... I know,  I can see from your outfit.  I mean u' ll take the bus or train?

''Em..."

"Hei, that's my bus, you can have the umbrella! " Dia berkata sambil setengah berteriak, dan tangannya seperti tangan preman yang hendak memperkosa seorang gadis, memaksa tanganku yang tadinya terkatup untuk terbuka, kemudian menyerahkan payungnya untukku tanpa sempat aku menolaknya, tanpa sempat berterimakasih. Dia menghilang. Aku melanjutkan langkahku menuju stasiun.

Di kereta, aku memandangi payung itu sambil berdo'a, semoga kami bertemu lagi, paling tidak untuk mengucapkan  terimakasih dan tentunya mengembalikan payung ini.

(To be continued)

Monday, 17 June 2013

SALON OH SALON

I swear,  I hate it. When my head is like a bloody juke-box. Keep spinning, twisting,  and drives out a sound that I or you probably -- not even get relax -- stressed by it . I wish to stop it, just stop it.

Well, it's finally June.  And there are only thirty days left until the 1st of July. I kinda excited yet stress,  somehow. O need some of relaxation

I was having my breakfast that morning. My friend called and ask me out for saloon. As we used to go there three or four times a month. But recently I realized ” the  stink ” of salon.

Let me tell u further.

I have to say, though,  the whole beauty salon wasn't a that bad. First of all, they have TV s all over the place, so you can watch a show while you're  waiting  to get the your hair  cut or other  treatment

Second, they have lots of tabloids , those newspapers you see in the check out lines at grocery store. What?! It's a good? Yea for some womens. But i really  wish they provide economic magz or political  newspapers or at least comic. Yes Conan is more  useful and keep  my eyes and awake

My mom said that the tabloids are full of lies. But my sister is always buying  it, even though Mom doesn't approve.

Thirdly , usually you should have a long wait at the beauty salon. This is why i found out out the WORSE  part about the beauty salon, which is the  GOSSIP! The ladies and the the bancies who work there know  the  dirt on just about about everyone  in town.

It’s more than  enough  I’ve got those who tortured from the infotainment. I wanted to relaxing and my mind that while the i have a my treatment, not that kind .

Saturday, 8 June 2013

FASHIONABLE WITH RECYCLED CLOTHES

Fashion is funny thing. A form of ugliness  so intolerable that we have to alter it every six months , Oscar Wilde once said.

Look, everyone, at least once in a life time have ever standing in front of an overflowing closet in an utter state of panic, wailing (ussual) desperate words  "I've got nothing to wear! "

O, what? You did it every day? *bumb head to the doorlobe*  well, you aren't alone, Hunny. A millions woman out there do the same . And do you believe I have nothing to wear?  Of course I have something to wear
! ! MORE THAN SOMETHING.

Logically,  this seems like the most preposterous problem anyone could encounter , yet it's so common.  I suppose this is exactly the mindset that consumerism thrives on :the dissatisfaction with one's current state and hence the desire for newer,  better products.

Last year,  a five meters mountain of used clothes at the Central Star Ferry Pier in the Get redressed exhibit ilustrated just how damaging this desire is to the environment.  That 7, 5 tonnes of used clothes  represented only 3 percent of the amounts of Hongkong people throw out every day,  according to the  Environment Protection Departments

While clothing sales in here have soared by 60 percent of the past decade, we seem to have forgotten about the faith of the clothes we'd thrown away. Instead of flinging them away,  we could deposit them in one of the 190 collection bank  for recycling, rite? Or giving it away to the needy, for charity.  A similar scheme recently started in New York recycle textiles in to wiping cloths and carpet padding, which seems like an effective working model too

THE term ECO FASHION is often misunderstood.  It's refers to sustainable solutions that Will reduce clothing waste and it's impact on the environment.

Eco fashion doesn't , however,  mean a gown made out of  newspapers with a headband made from paper clips and origami red packets. Such one-off "trashion show" pieces,  unfortunately do little to changes th world better.

Wednesday, 5 June 2013

Kue I Dunno It's Name

Yeyyy!!!
Itu adalah kata-kata pembuka saat anda memulai memasak, it's a must! Why? Supaya anda lebih bersemangat dan suasana memasak lebih ceria. Apalagi kalau si kecil turut serta jadi asistent, wow... momment yang indah bukan?

Ok-ok... ini mau masak apa mau ngoceh sih :D

Let's get started!  Kali ini (dan pertama kalinya) saya akan berbagi tentang masakan. Sangat spesial bukan? Dan yang lebih membuat spesial adalah... karena saya sendiri kurang tau nama desserts ini, jadi readers  boleh menamainya sesuka hati, sesuai seleta kalian! (What?!) Are you ready,  guys?

Bahan
- Putih telur

- Susu cair 1 manhkuk kecil atau -+ 200ml - Gula pasir 1 sendok makan atau sesuai selera Cara membuat : - Rebus susu dengan menggunakan api kecil, aduk secara merata agar susu tidak pecah, lalu diamkan sampai dingin - Kocok telur, tambahkan gula, lalu masukkan susu, aduk perlahan-lahan - Terakhir, stim selama 10 menit. Done! Dessert is ready to serve :) P.s : porsi 2 orang , mangkok mungil. Cocok untuk pengantin baru :)

Monday, 3 June 2013

One Action Get Millions (bless)

Senin, Pukul 3 dini hari saya terjaga. Padahal alarm saya set pada pukul 3.30 AM. Mungkin karena sore  hari nya  saya terlalu banyak  mengkonsumsi kafein atau bisa jadi karena kelelahan, banyak fikiran atau entahlah. Yang jelas mata ini susah dibuka, namun susah juga ditutup (seperti apa donk? Hehe). Maksudnya, mata saya memang terpejam, tapi fikiran saya sudah jogging mengelilingi danau sunter. :)

Tak ada yang lebih repot daripada tidur diantara bangun dan bangun diantara tidur begini. Saya nyalakan lampu, dan mengambil sebuah buku dari mini book shelf in my room, berharap dengan membaca kantuk saya datang lagi.  Mungkin ini kehendak Nya, saya mengambil buku MUSLEM MILLIONAIRE___ karena saya mengambilnya dalam keadaan merem. Sebenarnya buku ini sudah saya miliki sekitar 2 bulan yang lalu, karena saya TERJERUMUS menjadi follower nya mister @ipphoright, dan menjadi korban ocehan2 beliau (percayalah, stalking twittan Iphho itu bahaya! Beresiko adiksi, insomnia, dan kurus tanpa diet. Why? Karena adrenalinmu selalu terpacu. :))namun belum sempat saya baca. No particular reason. Just belum sempat :)

To be honest with u, saya takpernah menyesal dalam KETERJERUMUSAN ini, malah ketagihan. Terbukti mata saya yang tadinya susah dibuka, kini  sebesar bulan purnama.  Tuh... kan... sekarang jadi korba melek lagi! Buku ini somehow so provocative, pump my brain and make it works in function.  This book has taken the word "reluctant" out of "reluctant reader" from me.

Looks what he wrote on page. 38. Bangun awal adalah bukti nyata antusiasme kita kepada rejeki.

Saya sering membaca tentang EFEK  manfaat bangun pagi, yang bla bla bla tentu semua juga tau, berjuta kebaikan disana. Namun entah mengapa tak banyak perubahan eksplisit pada diri saya. Memang sih... bangun pagi, namun tak lebih hanya untuk shalat subuh kemudian tidur lagi (bahkan sering masih memakai mukena___ Ya Allah... forgive me for being dholim to my self) dan akan bangun lagi setelah alarm menjerit2, atau saat ke-2 kucing saya berantem. Itu tandanya, waktu saya sudah sangat mepet untik persiapan kerja ( bahkan jarang mandi  )

But, it was over. Entah kata2 dari buku itu yang mana yang berhasil menghipno saya (karena semua kata2 beliau memang hipnotizing), since then I always wake up early, not just praying. Abis shalat i do things a lot. Ternyata saya ngerasa lebih bugar, lebih punya banyak waktu untuk melakukan ini itu. Maskeran sebelum bekerja, do some exercises,  membaca buku2 yang selama ini menurut saya ngg ada waktu untuk membacanya. In here, I found a bliss! Subhannallah... Semoga saya istikomah.

My suggestion to you, if you are a kind of person who like to read... and especially if you don't like to read , this is the book for you! And of course  another mr. IPHHO's books (as I am reading 7KR, MIB, 13 WT)

I hope I can have another of his book, soon :)

Saturday, 1 June 2013

A LIL NAKAL

I was on my way home when it's about 7 PM.

Saya mikir keras! Kaya'nya dirumah tidak ada apa2 untuk disantap, dan susu dikulkas juga sepertinya abis. Apes. Akhirnya, saya mengerem langkah saya dan puter balik (macem Yamaha Mio aja yak :p) langsung markir ke supermarket  didekat stasiun kereta. Tak ambil tempo, saya sahut susu sekardus (red : kardus ukuran susu maksudnya :)) dan 2 buah alpukat, karena kebetulan satu deret dengan susu. Paid and go!

Jarak menuju home kurang lebih masih 10 menitan, kok tiba2 saya seperti dilanda rasa ingin makan yang luarrrrr biasa... mungkin kata orang tua jaman dahulu, itu namanya ngidam. Bener?

Tunggu-tunggu... saya tidak hamil kok! Dan saya masih single, juga 100% virgin. Believe it or not, I don't care. :)

Meskipun saya belum jadi muslimah yang taat sempurna (dalam artian berhijab), dan meskipun saya tinggal di negara liberal bin kapital, saya masih memegang teguh prinsip bahwa zina is prohibited.  Never ever do that!!!

So? Saya ngidam?

Jawabnya YES. Perempuan tidak hamil, tapi dalam masa2 PMS pun akan mengalami perubahan hormon yang akan mempengaruhi tingkah laku mereka. Kadang kelakuannya malah melebihi wanita hamil loh! Nah... ceritanya, saya ngidam! Yeyyy.... *weleh malah seneng :D

Menunggu 10 menit sepertinya 100 tahun lagi. Saya ambil si alpukat dari kantonh belanjaan. Klekkk... saya gunakan kedua telapak tangan saya untuk menggencetnya, dan... voila.... si buah siap ku terkammmm :)

Bodo amat dengan pandangan orang. Toh, nanti ketemu lagi juga sudah lupa. Begitu saya mbatin. Inilah salah satu keuntungan tinggal di negara yang... lue lue gua gua, mau ngapain elu asal jangan ganggu gua.

Hmmm... You know what?  I bet you Don't know :p
The avocado taste twice as much when u are having it, with sit still, in the dinning table,  or in other places -with good manner eating. Oh, God... I found that being a lil naughty is FUN, and light up your day. As long as it's still in the right path and not cozing trouble to other.

Ok, konsklusinya, nakal sedikit boleh, asal jangan nakalin orang lain! Deal or no deal has to be deal!