Sunday, 28 April 2013

Hobby And The Impact Of It

Trust me. Every one got some hobbies. Nge-dance, playing games, shopping, or whatever... hobbies are refreshing! Give passion to our life, ease our trouble away,  and colours your life. As long as it's still in a positive way, and ngg' ngerugiin orang lain, why not? Do your hobbies!

As time goes by, kadang hobi juga bisa berubah loh! Seperti saat saya remaja, hobi saya ngutak- atik sepeda ( ini efek salah gaul, saya gaulnya sama abang cowok mulu yang kerjaanya-red : hobbinya- bongkar2 TV, motor, dan benda2 elektronik dirumah, alhasil barang2 yang tadinya ngg rusak, jadi bubrah haha)

Nah... mungkin karena massa remaja saya sudah lewat ( big question Mark here :D ) sekarang saya punya banyak hobi, dan aneh2 pula! Contohnya, kalau orang memakai bathtub untuk mandi, saya gunakan untuk tidur... loh? Iya, saya kalau berendem, pasti ketiduran. Oh Dear God... thx for keeping me alive. Hobi lain yang tak kalah aneh kata teman2 saya, pdahal menurut saya biasa aja tuh! Emmm... saya  suka diomelin! Iya, asal yang ngomel itu org2 yang dekat dihati saya. Ibu saya misalnya, atau pacar saya :)

Kalau lelaki diatas usia 25 ngg punya hobi yang spesifik, means he is in a danger situation.  Why? Karena man in this age, sud have a hobby! Why? Karena... hobbi bisa menjauhkan pria dari bermain wanita!

Pertanyaan baru muncul : kalau hobinya main wanita, gimana? ( oh, common... don't put me in a trouble)

Coba deh, iseng2 tengok kanan kiri anda. Man in their midlife crisis adalah kasus yang sangat riskan. Is that rite?  Rite. :)

Commonly man who has affairs,  clubbing,  stuck from one girl to another,  biasanya  adalah mereka2 yang ngg' punya hobi yang mereka kerjakan di wktu luang. Ngg' punya penyaluran kegiatan yang positif, ngomong gampangnya :D

Belakangan, saya brrantem dengan  "my boss"
Dia punya hobi yang menurut saya sedikit aneh (untuk tidak bilang silly hobbi). Bagaimana tidak? Lawong hobi kok ganti mobil satu tahun sekali. Itu kan pemborosannnnnn!!!! Padahal saya lagi demen2 nya duduk manis menikmati kenyamanan Sedan Lexus yang baru dibelinya beberapa bulan lalu. Tapi dia sudah bosan. Dia melirik Mazda . Dia bilang larinya lebih kenceng. What! !! Coba dia suruh ngejar Si Lexus saat dikendarai, bisa gitu? Saat argumen ini saya kemukakan, e... dia malah ngakak ( So, who is silly now? Reader, please... kindly tell me)

Well, belakangan saya ngerti. Meskipun dia suka gonta ganti mobil, he's so loyal to me. Jadi, mskipun berat, saya terima hobbi  ''aneh" nya.

Memang... kadang dia suka ngabisin waktu berjam2 dengan barang2 kesukaannya. I get used to it.
Everyone need to be with their own mind, their own stuff.  So, girls.... just give them some time for it.

With hobbies, kita bisa berekspresi. That is the best way to calm ourselves! Just  support your partner or better yet,  be there. Try to be involved!

Last , tell me what's your hobby? !

Sunday, 7 April 2013

Just some sh*t

I’ve got crazy playing ’Candy Crush’ recently. A bit much. No matter how tight the time I had, whenever I got the chance to rest, I quickly grabbed my tablet and play it. You guys know that game rule, rite? It’s give 5 chances for us to try each level. So, when it’s come for the last chance, It will asks you to stop for awhile (break time, no matter you still on the highest level of wanting to play) If this happen, i ’ll be so dissaperate and soon I will get another gadget that I can play that game with. Can uoi imagine how redicilous am I? Well, don’ imagine iy. Unless u have nothing to do :D

One day in the aftrnoon. I was busy with (ofcourse) the game, when he suddenly came out and say' Hei,
Hunny... what are you doin? '' And dropped a kiss on my forehead.

''Let me tell you what I am NOT Doing, ok?!''

''HAHAHA''

''IT'S NOT EVEN FUNNY! Stop making that ugly laughing! ''

''Ok... ok... sowy... well I hate that game!  I kinda hungry! ''

''Go and eat, then''

''Let's eat, will you?''

''Argghhhhh... You talk so much!  I am loose! ''

''Hahaha.... Yeyyy!!''

After all, he eat me. I hate that shit

Saturday, 6 April 2013

PERENCANAAN KEUANGAN

Seiring perkembangan jaman, berkembang pula masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari2. Kalau dulu orang disibukan
Hanya pada pencarian ”uang” itu sendiri, lain hal nya dengan era digital ini. Masalah yang muncul adalah ”cara mengatur uang”. Tak heran, muncul profesi2 baru di dunia perkariran. Yep! That’s call financial planer atau bahasa kerennya PERENCANA KEUANGAN. Nah loh! Kita membayar orang (memakai uang) untuk mengatur uang kita! Masuk akal ngg’? Sekilas klise bukan? Tapi itu kenyataan nya. Kalau saya jelasin ke ibunda saya tercinta, pasti beliau nyeletuk ”kurang gawean po? Uwong kok turah duwet, dadi duit diguwang-guwang”
(kurang kerjaan ya? Orang kebanyakan duit tuh, duit dibuang2)

Saya ketawa sampai megangin perut mendengar jawaban ibu saya, tp memang ada benarnya juga ya....

Nah, untuk menyiasatinya, tak usah ribet2, mulai sekarang, belajar mengatur keuangan kita sendiri, sedini mungkin. Mulai dafi cara yang paling sederhana dan mendasar. Berikut beberapa tips dari saya

*BE ADMINISTRATIVE!

Maksudnya simple saja. Jadi setiap pengeluaran sekecil apapun, biasakan untuk dicatat . Ini bertujuan untuk mengetahui berapa pengeluaran anda setiap bulan nya.
Jangan lupa, pemasukan juga. Baik gaji pokok ataupun pemasukan tambahan (lemburan contohnya)

BE SELECTIVE

TELITI! yup! Setelah tau berapa pengeluaran tiap bulan, kelompokkan mulai dari yang termasuk kebutuhan sangat penting, penting, dan tidak penting. Dari sini kita bisa menunda hal2 yang kurang penting, atau bahkan meniadakan. Apa? Susah? Just do it and make sure from the first step. Then it ’’ll be easy.

*DO THE PRIORITY

Lakukan pembayaran2 yang diharusksn setiap bulannya terlebih dahulu, seperti tagihan listrik, air, telfon, cicilan rumah dan kendaraan, keperluan makan, mandi dan perawatan diri.

Bagi sebagian orang, merawat diri itu diremehkan, atau yang lebih parah, mereka sayang mengeluarkan uang untuk hal ini, padahal kita masih bisa menyiasatinya loh! Contoh, untuk krimbat, kita kan ngg’ harus ke salon. Cukup beli krim nya, kita bisa lakukan sendiri. Ngg’ ada waktu? Ah alasan! Itu kan Bisa sambil nyuci baju dihari sabtu, atau bisa sambil kejar2an Sama anak ditaman belakang, atau kejar2an sama ayahnya juga bisa loh! Tergantung niat :)

Weit! Kembali ke topik

SAVING HABBIT

MEMBIASAKAN DIRI MENABUNG! Minimal 30% dari penghasilan kita. Jangan bilang ngg’ ada uang untuk ditabung. Its just about the willingness, kemauan. Ada pintu ada kunci, ada kemauan ada jalan. Isn’t it?

Nah, jangan lupa pisahkan tabungan yang dipakai untuk kelancaran cash-flow everyday life, tabungan untuk DANA DARURAT, juga untuk investasi jangka panjang.

SAY NO TO CREDIT CARD

Ingat, kartu kredit bukankah penghasilan tambahan , ini pemahaman salah kaprah yang sering menjangkit pemegang kartu kredit. Sehingga mereka asal gesek saja saat Melihat barang yang mereka inginkan  ketika cuci mata ke pusat2perbelanjaan. ’’ah, ngg cukup uang kan tinggal gesek, bayar bulan depan ngg masalah” begitu mereka berkilah. Pemenuhan lapar mata adalah monster yang akan menghancurkan masa depan keuangan anda! Ini yang sering menyebabkan pembengkakan pengeluaran bulanan! Pemegang CC lebih sering terjebak hutang konsumtiv. Hayo ngaku?!

Tekankan pada diri sendiri , hutang bukanlah solusi, tapi bunuh diri. Apalagi hutangnya sama rentenir! Udah riba, bunganya segunung himalaya.

Call me a cavewoman. I do avoid credit cards. I’d rather spending what I  am having now then hypotheticaly future moneu anyway

*DARE TO SHARE

Terakhir tapi artinya terbesar adalah, berbagi! Yup, banyak2 lah berbagi/beramal. Makin banyak beramal makin banyak juga rezeki kita. Itu janji Allah SWT bukan?

So, whar are you waiting for? Yuk be smart! Ngrencanain duit sendiri kan juga cara efisien dari pada membayar fin planer!

Blusukan Di Pasar Tradisional

Dulu, saya tuh paling ngg’ pernah yang namanya BLUSUKAN ke pasar tradisional, hanya untuk mendapatkan harga yang sedikit lebih murah. Soalnya, menurut pengalaman, saya paling ngg bisa nawar! Jd alih2 dapet murah, yang ada malh saya dapat harga jauh lebih mahal. Udah panas, desak2an, juga resiko digangguin premannya lebih besar!

Tapi gara2 gubernur Jakarta, mr. JOKOWI sering blusukan, entah kenapa saya trinspirasi sekali. Dulu biasanya saya menyerahkan urusan mencari dagangan kepada prtner saya, atau langsung pemesanan via telp . Terima beres. Lain dulu lain sekarang. Sekarang saya lebih rela menyemptkan diri untuk tejun bebas, eh terjun lngung mksudnya, dan mengecek dagangn saya secara langsung. FYI saya jualbeli ts KW, Tau kn? Hehe

Nah... Siang itu, saya ditemani prtner saya (dalam keadaan berkeringat, dekil deh pokoknya! Namun... Itu tak pernah mengurangi keimutan saya secuilpun! :D) . Nah...saya kan imut bin petite sedngkn prtner sya, seorng ibu muda yang badan nya sintl bin sexy, duo maut pokoknya . Kmi sedang berjaln mencri stasiun kereta terdekat karena urusan sudah kelar. Dlm kebingungan itu, datanglah lelaki__ bukn preman sih, hanya sejenis lelaki iseng__ hitam legam tinggi besar menggoda. Berhenti didepan kami dan berkata ” hai... Me  love you, do you love me?” (he repeats this question all the way following us). Praktis kami menghentikan langkah sambil memegang tangan masing2 (ini reflek loh! Mungkin untuk saling menguatkan hihi) . Kami tak menjawab, juga tak mempercepat langkah, karena itu hanya menunjukan padanya bahwa kami takut.  Padahal iya muehehe. Setelah jarak ±40 langka, dia berhenti mengikuti kami. Fiuhhh!!! Akhirnyaaaaaa....

Partner saya nyeletuk, ” Nat, mana jiwa preman lo? Biasanya bogem melayang kalau ada disturbance begono!”

” bogem... Neh! Badan dia segede mammoth gitu gw suruh ngelawan! Yang bener aja! ” Jawabku kuueekiiii... Sambil nunjukin bogemanku didepan hidung nya :D

Pelajaran moral : berani mengambil resiko itu bagus, tapi pastikan resiko itu sudah kita perkirakan(terukur)

Hikmah lainnya, ke pasar tradisional itu adalah cara lain untuk exersice! :)

Thursday, 4 April 2013

I Miss You

Dude, I never tell u this before right? Well, i’m telling you now. ;)
Actually I should say it earlier, but oh God, I just realized this feeling recently, while you are away from me (pardon me for these stupidity, would you?)

I miss you an amazing amount. Yeah, you are the guy who _ mostly of the time _ act so not cool! Just to get my attention.
This Spring, a few weeks ago, you only watched me plying “Candy Crush” in my tab for a couple of hours. Not wanting anything, even you ( :p) , and on that 20 degrees of temperature and in  super high humidity, u turn on the AC and generously handed me a glass of juss. I, which was on a full concentrate with the game, simply grabbed it, and drink it. Soon , i feel cold as hell! And again! You, in a generous way ( for not saying you are cunning bad guy) offer me a hug ! ” You can throw your arm on mine if you cold, Babe! ” that's what u said.

I just notice that u need my attention, so sorry :)

I do, miss you. The guy who often act heroicly around me, just to let me know, how important am I for you. Thank you.