Monday, 30 September 2013

The Road To Confidence

Percaya diri itu seperti tanaman. Jika tidak selalu dipupuk dan disiram, dia akan layu bahkan cenderung musnah! Tidak mau, bukan? Nah...kali ini saya akan bahas bagaimana memupuk percaya diri saat kita di medan perang aka sedang bekerja atau hanya memiliki wakyu yang sangat terbatas.

1) Duduk Tegap

Satu menit. Penelitian menunjukan, orang yang postur tubuhnya baik memiliki percaya diri lebih besar dibandkng orang yang duduk sembarangan. Yuk! Duduk tegap!

2) Parfum

Dua menit. Sebuah study menunjukan bahwa perempuan akan lebih percaya diri dalam bersosialisasi, bisnis, maupun rkmansa saat dia menggunakan parfum. Namun harus digaris bawahi, bahwa dalam memilih  aroma parfum, kita juga harus menyesuaikan suasana. So don’t get it wrong, dear.

3) Mengangguk

Lima detik. Bila anda menggunakan kepala saat sedang mendengarkan lawan bicara anda, membuktikan anda PD pada yang anda fikirkan saat itu.

4) Knock Wood

3 Detik. Tau arti knock on the wood? Well, psikolog mengatakan bahwa embrasing superstitions dan membawa lucky carm membantu anda beraktivitas dengan lebih baik.

5) Flirt

10 detik. Manfaatkan keahlian anda yang satu ini. terbukti bahwa tersenyum, tertawa, dan sedikit kontak fisik saat bernego can reach your goal!

6) Strike A pose

Berdiri selama dua menit dengan power pose! Bayangkan wonder woman berdiri tegap dan kedua tangan nya dipinggang. This could be gain your power up to 40%

7) berzikir (mengagungkan nama Allah )

Cara ini akan ber-efek melapangkan hati, menyegarkan sel syaraf dan menumbuhkan keyakinan bahwa anda memang terlahir untuk menjadi yang terbaik

Jika punya tips lain, silahkan berbagi di kommen :)

Wednesday, 18 September 2013

Surat Tak Terkirim

(tulisan ini sejak Februari lalu dibuat. Namun baru terposting :))

Note ini saya buat saat saya duduk sambil berjalan. Wow... Kok bisa? Ehehe ... Saya duduk dikereta, sementara keretanya berjalan. :)
Dan inspirasinya hanya dari sepucuk surat. Ciehhh... *padahal bill telpon sodara-sodara :D

Jadi begini, ketika saya tidak sempat membaca-red:males baca- surat ini, saya kantongin, lalu saya bawa dalam perjalanan, jadi nanti saat ada kesenggangan, saya akan membacanya. Begitu celetuk hati saya kala itu *Ya kala memegang surat donk ah! Masa' kalajengking! Helooo... Terus, apa istimewanya surat itu? Kok bisa menginspirasi? Kok bisa jadi ide? Kok begini, kok begitu (STOP! Bawel! :D). Ya begitulah, ide saya begini, gimana kalau sepucuk surat ini (ingat sepucuk surat, bukan surat tagihan ya! Hati2 memilih kata!) akan saya masak bersama tempe bacem... *woi... Lue kangen Jogja?* Ups! #Apasih! Serius!

Well, saat saya memegang surat, tiba2 muncul pertanyaan dalam hati kecil saya, ''Kapan kamu terakhir mendapat kiriman surat dengan tulisan tangan? Dan kapan terakhir kamu menulis surat dengan tanganmu?'' Memang, dua pertanyaan yang sangat simpel. Tapi menjadi kompleks saat menjawabnya. Kompleks feeling tepatnya. Ya, dalam dunia digital seperti sekarang ini, kita sudah melupakan moment2 seperti itu, berkirim pesan hanya tinggal SMS -at least- atau media2 instant lain. Easy, tapi kenangan2 nya juga easy to be erase.
Nah... Untuk pertanyaan yang kedua, saya jadi ingin menantang diri saya, untuk menulis surat cinta, hari ini dan saat ini juga! Untuk siapa? Baca Saja!

*Hanya menulis, dikirim atau tidaknya, urusan tetangga saya :P

Dear Tante Elly Di Singgasana

Selamat pagi, Tan. Disini pagi, entah dinegrimu, sepertinya malam, saya cukup bisa dibilang sibuk, kalau hanya untuk mengecek waktu ditempatmu. Apakabar, Tante? Baik-baik saja bukan? Masih setia dengan topi ''madamonia'' mu dengan khas bunga dipinggir, bukan? Suatu hari, saya ingin sekali meminjam satu dari ribuan koleksi topi2 mu itu. Boleh? Ah, tidak juga tidak apa-apa. Saya akan membeli sendiri di pasar ''Jatisari'' atau di Tanah Abang. Harganya murah, tapi outlooknya ngg' kalah dengan topi kamu loh, Tan!

Apa? Kamu bertanya tentang negriku? Negriku baik2 saja.Bakrie masih Bill Gate-nya Indonesia. Para politisi masih meributkan kursi. Jupe masih belum menikah dengan Gaston, Jakarta masih sering banjir. Tapi kami baik2 saja. Trimakasih sudah bertanya

Bagaimana kabar cucumu? William masih bandel? Ya, begitulah. Saya sarankan, Tante jangan sering memarahinya. Efeknya kurang bagus untuk tekanan darah Tante. Oh... Jadi anda akan segera punya Cicit? Kongrat! saran saya lagi, jangan bawel2 sama Kate ya Tan, perempuan hamil mudah depresi, Tante tau itu bukan?

Tante, kalau tante ketemu Cat Woman, sampaikan salam Garfield- kucing saya- kepadanya.Ajaklah dia berkunjung ke negriku. Kalau Tante mau. Sepertinya saya harus menyudahi surat ini, karena saya yakin, Tante tidak akan punya waktu untuk membacanya. Tante pasti lebih tertarik mendengarkan lagu2 One Direction, atau Adele, maybe :p. Dan lagi, kereta saya sudah mengumumkan, stasion tujuan saya sudah dekat. Saya akan bersiap2 turun.
Trimakasih, Tante. Saya hanya ingin memberi tau. Anda, perempuan yang energetik! Jaga kesehatan tante, ya...
Mwah mwah mwa....hhhhh

Sincerely, Me!

(Ada yang tau, siapa Tante Elly? :p)

Wednesday, 11 September 2013

Surat Al-Fatehah Dalam Shalat

Saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah , ALLAH menjawab setiap ucapan kita.

Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah Subhanahu Wata'ala ber-Firman:"Aku membagi shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku."

Artinya, tiga ayat di atas Iyyaka Na'budu Wa iyyaka nasta'in adalah Hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan Hamba-Nya.

Ketika Kita mengucapkan "AlhamdulillahiRabbil 'alamin". Allah menjawab: "Hamba-Ku telah memuji-Ku."

Ketika kita mengucapkan "Ar-Rahmanir-Rahim", Allah menjawab: "Hamba-Ku telah mengaagungkan-Ku."

Ketika kita mengucapkan "Maliki yaumiddin", Allah menjawab: "Hamba-Ku memuja-Ku."Ketika kita mengucapkan "Iyyaka na' budu wa iyyaka nasta'in", Allah menjawab: "Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku."

Ketika kita mengucapkan "Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzinaan'amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin." Allah menjawab: "Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku. Akan Ku penuhi yang ia minta." (HR. Muslim dan At-Tirmidzi)

Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat. Rasakanlah jawaban indah dari Allah karena Allah sedang menjawab ucapan kita.Selanjutnya kita ucapkan "Aamiin" dengan ucapan yang lembut, sebab Malaikat pun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.

Barang siapa yang ucapan "Aamiin-nya" bersamaan dengan para Malaikat, maka Allah akan memberikan Ampunan kepada-Nya." (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud)

Sahabat, jika Artikel Ini bermanfaat silahkan dibagikan , sampaikan walau satu ayat. Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam; "Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada."(HR. Muslim)

Friday, 6 September 2013

Chicken Wing In Coke Sauce

Sayap Ayam Coca Cola

Bahan :
~ Sayap ayam
~ Coca cola

Bumbu :
~ Jahe
~ Bawang putih
~ Garam
~ Lada
~ Kecap asin
~ Kecap hitam/Dark soy sauce
~ Minyak wijen

Cara Membuat :

~ Sayap ayam yang telah dicuci bersih, keringkan dengan tissue dapur taruh dimangkuk agak besar
~ Bawang putih dan jahe yang sudah dicincang, garam, lada bubuk, minyak wijen dan kecap asin dicampurkan kedalam sayap ayam , aduk rata, taruh dikulkas selama beberapa jam
~ Panaskan minyak, setelah itu masukan sayap ayam, oseng sampai harum. Aduk- aduk supaya tidak gosong, kurang lebih 5 menit
~ Tambahkan kecap hitam, sesuai selera
~ Tuang  Coca Cola, biarkan mendidih
~ Tutup wajan, dan masak selama 8 menit, atau sampai sausnya mengental
~ Matikan api, taruh dipiring, taburi irisan daun bawang sebagai hiasan

VOILA!! READY TO SERVE!