Thursday, 20 June 2013

Hidup dan Realita

Dalam hidup ini, tidak selamnya kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Tidak selamanya kita melakukan hal-hal yang kita sukai. Tidak selamanya kita memakan makanan yang kita idam-idamkan. Sekalipun kita bisa mendapatkannya, toh terkadang kita tidak bisa menikmatinya, dengan berbagai alasan. Contoh, alasan kesehatan misalnya.

Sama halnya dengan status kita sebagai makhluk sosial (makhluk sosial media? :-D), dalam pergaulan, atau dalam lingkungan kerja, tekadang kita “tersangkut” orang-orang yang kurang kita senangi, atau menemui tipe orang-orang yang tak sepaham dengan kita bahkan tipe orang yang dalam tahap: sangat menjengkelkan! Itu lumrah. Mungkin kita termasuk seperti itu juga dimata orang lain, tanpa kita sadari. Nah, kalau kita menempatkan diri kita pada posisi ini, serem, bukan?

Lalu hagaimana sikap kita kalau kita menemui hal-hal seperti diatas? Apa kontan kita menunjukkan ketidaksenangan kita kepada orang tersebut? Apa kita akan sinis sana sinis sini? Atau yang lebih ekstrim, “menggampar”  misalnya? Tentu tidak bukan? Meskipun ada sebagian orang-orang yang memilih bersikap strict to the point tanpa tedeng aling-aling langsung bersungut-sungut, namun kebanyakan dari kita (saya) lebih memilih untuk bersikap manis atau biasa saja didepan orang itu. Seolah nothing happen, seolah everything is fine. Meskipun faktanya memang sangat menyebalkan

Apakah yang beginian temasuk kemunafikan? Menurut kaca mata saya, tidak! A big NO! Itu adalah sikap kita dalam fungsinya sebagai “makhluk sosial”. Sikap kita menuju kedewasaan. Dewasa dalam arti yang lebih luas. Kalau dalam tuntunan agama islam sendiri, Rasulullah memberikan suri tauladan, beliau bahkan berbuat baik kepada musuh sekalipun.

Berbeda saat kita masih anak-anak.

When i was a lil girl, if someone gave me a present, which was not as my expectation, I guess I didn’t do a good job of hidding my disappointment. I know it when I saw my pics in my album that showing my long face while holding a present (from my brother, on my birthday). And I remember, my mom always mad at me, she said: “That’s not nice, Girl…”

Well, all I can say about that is, I’m glad I was a kid when I did that. :)

It is enoying to pretend to  be nice with someone that we actually hate. But you know, it’s showing that u are a mature person. Rite? Rite ;)

At last but not least... This is your life. Do whatsoever you want, but with a full of responsibility

proses hidup, mulai dari lahir, dewasa, dan mninggal.

No comments:

Post a Comment