Difinisi Sumber Daya Manusia (SDM) secara umum adalah kemampuan dan bakat yang dimiliki seseorang untuk memenuui kebutuhan hidupnya. SDM memiliki peranan penting karena semakin ringgi SDM yang dimiliki seseorang itu sendiri semakin tinggi pula taraf hidup nya. Ini berlaku pada sebuah perusahaan atau negara. Bila karyawan sebuah perusahaan atau rakyat sebuah negara memilkki SDM diatas rata-rata, maka tak diragukan lagi, tingkat kesejahteraan rakyatnya pun diatas rata-rata. Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Pertanyaan ini mari kita jawab didalam hati saja.
Sumber Daya Manusia, dalam spesifikasi BMI, atau tepatnya Sumber Daya Migran Indonesia (SDMI) ibarat sebuah OPEN KITCHEN atau Dapur Terbuka. Dimana terdapat bermacam-macam perlengkapan dan bumbu persediaan yang tersimpan didalam lemari dapur tersebut meskipun sekilas terlihat tak ada apapun didalamnya. Situasi ini diperparah dengan tidak disadarinya oleh si empu-nya, dia lupa atau mungkin bahkan tidak tahu menahu apa gerangan isi lemarinya.
Dalam konteks penerjemahan bahasa gamblangnya adalah :
- Dapur terbuka itu adalah BMI
- Alat-alat perlengkapan itu adalah bakat dan pengetahuan yang ada dalam diri BMI itu sendiri
- Bumbu nya adalah ilmu dan keterampilan baik yang diperoleh BMI dari pengalaman ataupun yang sengaja ditimba sang BMI
Setiap BMI sebenarnya memiliki Sumber Daya/bakat yang tak diragukan lagi. Hanya saja, tidak sedikit diantara mereka yang tidak pernah menyadari bahwa dirinya memiliki potensi diri yang sangat besar bahkan cenderung meragukan kemampuan diri sendiri. Situasi ini bukan semata- mata disebabkan kesalahan mutlak BMI itu, namun karena lingkungan dimana dia tinggal yang terkadang kurang kondusif, kurangnya perhatian dari pemerintah, dan juga kurangnya willingness atau keinginan diri sendiri dari BMI itu untuk maju.
Padahal, jika BMI menyadari, dan tau betapa penting nya meningkatkan SDMI, tentunya DAPUR TERBUKA itu bisa dengan mudah disulapnya menjadi sebuah kafe. Bisa direhab menjadi sebuah bar atau bisa juga menjadi restoran cepat saji, atau apa saja! Bukan hanya sebuah dapur terbuka penampung debu tiada guna.
Tak perlu menunggu uluran tangan pemerintah. Tak perlu mengharapkan belas kasih dari fihak-fihak yang belum pasti. Peningkatan sumber daya migran harus dimulai dari “kemauan diri sendiri”, lalu kita pilih tools pendukung, salah satunya kelas Mandiri bekerja sama dengan Ciputra University, kita rubah dunia dengan merubah Dapur Terbuka kita!
Tetapkan keyakinan dalam hati, teguhkan usaha dalam aksi. Tak perlu menyesali kita terlahir miskin, namun jangan membuat dosa baru dengan melahirkan keturunan (anak-anak kita) dalam keadaan miskin juga. Putuskan rantai kemiskinan dalam keluarga kita dengan memutus kebodohan dan kemalasan dalam diri kita!
BMI BERINTERPREUNER... MASA DEPAN BERSINAR!!!
Penulis : Yully Sukarjo
Telp : 67022400
No comments:
Post a Comment