Wednesday, 21 August 2013

Inggris Dan Tanggapan Si Sinis

Kembali sedikit “mengulas” tentang HATERS dan LOVERS yang sebenarnya kagak ada matinye. Mereka berdua __red, haters dan lovers__ memiliki buanyakkkk kesamaan. Yes. Haters dan lovers sama-sama
a. Selalu nguntitin kita (entah didumay atau di dunia nyata)
b. Haters dan lovers kalau didumay selalu mension2 kita, atau komen. Kalau didunia nyata mereka sama! Sama-sama diam seribu bahasa
c. Haters Dan lovers sama2 pencemburu :D
d. Sama-sama selalu penasaran :D
e. Sama-sama cari perhatian kita :p
f. Etc... Semua benar! Haha

Nah, hubungan haters dan lovers dengan judul apa? Baik. Akan saya jelaskan (Yes, Mam ;p)

Bahasa inggris, bahasa internasional ini, dijaman sekarang sudah menjadi kebutuhan pokok. Betul? Yep. Tak ada sanggahan. Jadi idealnya, setelah kita belajar, maka harus diakalkan. Dalam artian, setelah kita mendapat ilmunya, maka harus sering2 kita gunakan. Practise makes perfect. Dengan latihan kita akan mencapai kesempurnaan.

Karena sebenarnya begini, berhubung bahasa inggris (berlaku untuk bahasa lain ) bukan bahasa kita. Jadi kalau tidak kita gunakan terus menerus, ilmu yang telah kita pelajari akan tergerus, amblas! Dan yang tak kalah dominan adalah, kadang... Banyak orang yang bisa menulis, atau tau arti tulisan/artikel dalam bahasa inggris. Namun saat dia mencoba berdialog, mendadak belepotan. Sering mendengar bukan? Atau anda salah satu diantaranya?

Hm... Tenang! Anda tak sendiri. Fenomena seperti ini sangat lumrah. Menurut kacamata saya, ini disebabkan oleh MENTAL BLOCK yang di-idap oleh setiap individu. Yang selalu berfikiran “not good for what others did

Jadi ringkasnya begini:
Ada orang lain berbicara dalam bahasa inggris - Memandang sinis - Berfikir tuh orang sok nginggris ternyata giliran dia nyari pekerjaan, inggris sangat diperlukan - Kelabakan - Mencoba mengejar ketinggalan dengan mengikuti kursus2 - Latihan sendiri karena mau praktek dalam kehidupan sehari2 Malu  - Malu ada yang ngatain dia ngesok -Seperti fikiran dia pada orang2 yang berbahasa/latihan nginggris - Akhirnya? - Tetap belepotan, kosa katapun tak bertambah- putus asa - Ya sudahlah... Mungkin ini takdir saya - kembali, dia sinis terhadap orang2 yang berbahasa inggris - last, they become the looser, PECUNDANG!

Orang yang 10 tahun tinggal diluar negeri, tidak akan melupakan bahasa Indonesia. Meskipun dia tak pernah mengucapkannya dalam kurun waktu yang relative lama. Karena itu bahasa ibu. Sudah mendarah daging. Tapi orang itu kalau pulang ke Indonesia, dan tak pernah berbahasa inggris lagi, dan tiba2 dia akan menulis definitely, dia akan beberapa kali mengecek kamus. Tak percaya? Coba buktikan sendiri. :)

Jadi intinya apa?
Intinya, kalau ada anjing menggonggong, jangan cuma berlalu. Tapi lemparlah tulang, tapi melemparnya kelaut! Jadi tuh anjing ngejar tulang kelaut. :p

No comments:

Post a Comment